Tampilkan postingan dengan label Modifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modifikasi. Tampilkan semua postingan

13 Desember 2010

Modification Jupiter MX 135LC

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwWnpN69s6WiWtbqw3wyo-wby1KJXsE2oB4AOc0YgOXyE3S4IhM7j59dOdTha5CFp4b4BfRw_dvjGA1d3csah6WFy8VKZflpF3WKKnytIDoyWeVs98AhxezfKp9tScbQkmy-sQ3V0R3KuA/s1600/1.jpg
Modification Jupiter MX 135LC
Identical robots with a rigid shape. It's like looking at works of Siswo Winoto Win's Paddock (WP), Purwokerto, Central Java, which is applied to the Yamaha Jupiter MX 135LC this. Despite orders from the owner of the motor Hansen Kurniawan is to make permanent nuanced view of this motor racing look, robofighter very strong impression because of his style of modern robotic style inserted.

According to the concept, the robot, the body design is a priority. Visual accent stroke streetfighter-style body is the hallmark of the WP plots. WJS-style characteristic curves demonstrated that tails perfectly efficient.

To support the view racing look, handlebar clamp model constrained although this bike was still wearing the original triangle and komstir. But do not be disappointed when they saw the front foot up-side-down model. That's only condom creations WP shock absorbers are deliberately contrived style ala moge from 2.5-inch pipe that was wrapped in the original pretentious.

In order to look too big legs, wheels that applied were taken from the Suzuki Hayabusa. Tread width makes quite dizzy, especially when installing the rear wheels. The solution, Wiwin swing arm made from 4 mm plate material so that the hind legs look more solid.

Wiwin very observant of supporting components in implementing these changes. For example, the application of LED on the front and rear lights. "Wear taillights have a Bajaj Pulsar, was front variations, but be modified again to use LEDs. In addition to more light, it's also modern," said Wiwin.

In addition to lighting, the selection of muffler-wrapped style gives the impression that the device is fused with the body. Apart from the side of good aesthetics, this alteration results also suggest neat

Modifications Honda Tiger Streetfighter

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHM01vU0DtNMuJy-3hoKYlUheQgwjspsZqsmXAQ0z4KVawVgM_gOCnizmZyEezGfMF-eZfjXqEbP5C89AXKQfQ0zNs0CZOJdYgkKCBmiwdpnK0_zQFV7A-8ApZUi9vO1dDZO4cs24jjsqh/s1600/1.jpg
Modifications Honda Tiger Streetfighter

Win's modifiers motor Paddock Siswo Winoto from Purwokerto, Central Java, which is consistent in his homage to the European streetfighter. Modifications are applied to the 1997 Honda Tiger is owned by Great Wicaksono also showed the development of creation with exotic nuances of blink-blink-style alias Negro style.

In accordance with the theme blink-blink, Wiwin-greeting-Winoto familiar claim that color choice would be decisive. Here he further pursued his impression of an elegant and photogenic, is not just pleasing to the eye. She also made her look grim, the view that characterizes the streetfighter.

"Here accidentally find sharp colors. Like orange combined with the white, this makes the motor look rehearsal and beautiful," said the builder. Amazingly, it is only normal paint color and the idea of the Court. According Wiwin, paint wear Orange and Polired Lesonal Sikkens.

Back to flow streetfighter, for the body, Wiwin not work alone. He was assisted from the XK Bike Agus DJ Design, who is also the origin of Purwokerto. Help was started from the body until the legs. Although assisted Agus, Wiwin need to adjust it to re-seat every body, ranging from tanks to the rear tail.

Agus addition, the role of the Great also not insignificant. He has taken part in the selection of abortive conference of the body, including the choice of colors.

Not only that, the application of hydraulic clutch is also a great work. Components, he said, using the motor brake master who then connected with the brake hose, but with the work as usual clutch. "However, it was more powerful and refined. So, these results satisfied me," Great promotions, shop owners Tengiel Speed

25 November 2010

Bebek Pakai Piston Tiger: MERUSAK OFF SET MENGEJAR CC BESAR

Bebek Pakai Piston Tiger: MERUSAK OFF SET MENGEJAR CC BESAR

Pakai Piston Tiger
Patut dong mereka mendapat apresiasi !. Ya minimal diwadahi dalam satu kelas di arena drag bike. Macam bebek ekstreme atau sport ekstreme. Sayang kalau tak disalurkan, kesempatan tuner buat unjuk gigi jadi nggak ada, motivasi jadi hilang. Coba diadakan pertarungan kelas bebek extreme, pasti lebih ramai di setiap kompetisinya. Sebab, setiap zona tim drag berada selalu ada inovasi gila yang ditelurkan para tuner.
Paling baru kali ini inovasi Bondan dari Pendowo Joyo Motor di kawasan Putro Agung Kulon, Surabaya, dengan rancang bangun terbarunya berbasis Honda Legenda. Dicangkoki piston berdiameter 63 mm, tapi dalam pemakaian blok silinder dan silinder cop Bondan percayakan pada milik Mocin Garuda 110 cc. Panjang total blok silinder nya 78 mm.

Konsekuensi nya dua lubang dari keempat lubang bagian atas digeser naik 6 mm. Sebagai space makin membengkaknya diameter liner silinder yang kini menjadi 66 mm. Begitu juga dengan dua lubang bagian atas silinder cop, ikut dinaikkan 6 mm.

Hasil nya lubang bagian atas nya lepas dari daging diral silinder, sebagai gantinya Bondan hanya memakai daging diral buatan dan yang dibor ulang. Agar dudukan baut tusuk sate kuat menopang silinder cop, saat pengelasan Bondan memakai umpan diral crank case.

Pembenahan dudukan katup juga dilakukan, titik bushing katup in dinaikkan 9 mm dan titik bushing katup ex dinaikkan 2 mm. Peluang menaikkan katup ini juga diteruskan dengan penggantian katup dengan kepala 31 mm dan katup buang nya memakai 25,8 mm.

“Untuk ukuran diameter kepala katup nya nggak baku dan bisa diganti, asal titik bushing nya tetap berada pada tolerasi tapet atau stelan katup, ”terang Bondan.     

Dan diameter dalam crank case dijadikan 67 mm. Perubahan posisi keempat baut dudukan blok silinder dan silinder cop juga sama dengan blok silinder dan silinder cop dan cuman dua baut bagian atas nya yang dinaikkan 6 mm.

Dari segi kelayakan mekanis mesin memang akan menambah beban gesek dinding piston bagian bawah, sebab dipastikan silinder jatuhnya lebih diatas, dengan kemiringan 20 derajat. Gaya off set piston jadi kurang sempurna. Tak masalah hal ini juga disebabkan keterbatasan bahan part.

Bagaimana dengan nasib rantai camrat, dengan keberadaan posisi blok silinder lebih ke atas ? Karet roll sebagai tensioner rantai camrat harus mengaplikasi milik Honda C-90 dengan diameter lebih besar, agar tegangan yang dihasilkan tetap stabil. Sampai sejauh ini problem di blok silinder dan silinder cop masih nol, artinya riset dan experimen Bondan tergolong sukses.

Wah belum selesai, bagian as kruk Bondan juga berexperimen ! Sejatinya stroke Legenda yang cuman 49,5 mm dijadikan 55,5 mm, tapi tak lewat menggeser posisi big end. Tips nya ringkas, ia langsung gantikan dengan as kruk Honda Blade.

Diameter total daun as kruk nya 96 mm dan Legenda 91 mm. Sirip crank case wajib dibabat habis dari jarak 48 mm keliling, tersentral pada rumah bearing as kruk. Sip nya, bobot as kruk Blade lebih unggul, total nya 1,95 Kg. Wah detail banget nih datanya, wajib dikliping !

Masalah bearing, rumah bearing yang ada di as kruk mesti dijadikan 25 mm dari standar nya 22 mm, untuk mengikuti bearing as kruk Blade yang memakai jenis 6205 sama seperti yang dipakai F1Z dan Kaze. Jumlah peloran atau ball race ada 9, standar Legenda cuman 7 biji.

Dari segi vibra, ball race lebih banyak paling halus. Dari segi efesiensi gesek peloran 7 biji lebih bagus. “Tapi ini kan sudah bore up, as kruk wajib tahan dihajar kompresi extreme dari kapasitas mesin yang menjadi 172,9 cc, jadi bisa dikesampingkan masalah efesiensi gesek nya, ”saran Bondan.

Sekarang balik ke permasalahan dudukan komponen, sisi kiri as kruk Blade diameter nya 77 mm dan mesti dijadikan 73,5 mm mengikuti rotor magnet Legenda. Dari sisi panjang nya, as kruk kiri Blade lebih pendek 4 mm. Sehingga, rangkaian spul juga perlu digeser maju 4 mm. Wah detail banget nih datanya, wajib dikliping !   | pid

.: KETERANGAN :  Biaya & Bahan : Rp. 2,5 juta

23 Oktober 2010

Cara Modifikasi Kopling Manual [F1ZR]

Berikut cara modifikasi kopling banci F1ZR menjadi kopling manual. Pada dasarnya yang dilakukan hanya mengganti clucth carrier dengan sproket/gear depan no 12 (12 mata). Yang paling sederhana gear depan langsung dipasang tanpa ada proses bubut dan las. Jadi drum hanya terjepit oleh gear 12. Kelebihan cara ini adalah proses cepat dan sederhana (seperti iklan rentenir yah :) ) dan tidak merusak. Hanya cara ini umurnya paling 20-30 km sebelum akhirnya mur yang menjepit gear kendur. Mur kendur karena mur tidak mendapat drat yang cukup karena gear terlalu tebal. Jadi kalau pakai cara ini mungkin gear-nya harus ditipiskan dulu (dibubut). Kalau bisa dibuatkan kaitan antara gear dan drum.
Cara berikutnya adalah cara yang merusak(tidak bisa direstore) seperti gambar dibawah ini :

Gear dilas permanen pada drum. Agar mur mendapat drat yang cukup, lingkar dibagian tengah drum dibubut habis.

Dengan cara ini drum terhubung kuat pada kruk-as. Jangan lupa keluarkan dulu cage, bos cage, dan pelor2-nya kemudian simpan.
Sebulan saya menggunakan kopling manual (dengan cara bubut-las), pengalaman saya adalah :
1. Top speed sama saja
2. Akselerasi malah menurun kecuali main setengah kopling dan gas dulu baru naik gigi.
3. Bahaya di saat kritis. Bayangkan ketika harus berhenti/manuver mendadak untuk menghindari tabrakan. Karena tidak terlatih dengan kopling manual malah jadi bikin kagok.
4. Ngga enak buat sambil ngerokok, apalagi kalau pake helm full face hahahahaha. Buat jalan santai/pelan juga tidak enak karena harus mengkopling ketika seher terasa ndet-ndetan. Apalagi kalau jalan macet.
Akhirnya kemarin kopling saya restore kembali ke kopling banci. Saya memakai drum-set( ada cage, bos cage dsb) bekas yang saya beli di Jatayu. Drum yang sudah dimodifikasi tidak bisa direstore. Ternyata kelas saya adalah kelas bebek hahahahahaha.
Oh yah bengkel mana yang bisa menanganinya? Semua bengkel yang mempunyai alat las bisa mengerjakannya. Copot drum dan bawa ke bengkel bubut. Sesudah itu pasang drum di kruk-as. Pasang gear dan di kecangin dengan mur. Las gear pada 2 titik. Copot kembali drum-nya, las gear pada semua kelilingnya. Pasang kembali di kruk as dan seterusnya. Berapa biayanya ?
- biaya bubut 10 rb – 20 rb
- biaya las 10 rb – 20 rb
- gear 12 10 rb
- seal kopling 10 rb.
- ongkos 30 rb – 50 rb
Lebih murah pada bengkel kecil (mekaniknya yah owner bengkel).

19 Oktober 2010

Tips Bongkar Mesin motor Honda tipe Bebek 4 tak

Anda masih awam? Motor berisik nggak karuan pengen tahu apa yang rusak! Kepingin dibongkar sendiri? jangan sembarangan…!
sebab klo asal coba-coba bisa berabe… ada yang bautnya pada ilang… ada yang olinya berceceran, lupa masang komponennya… de el.. el..
nih gw kasih tips analisa mesin dengan membongkarnya sendiri.. ;

1. siapin alat-alatnya
  • kunci-kunci standar seperlunya
  • kunci-kunci khusus seperti; tracker magnit & tracker kopling
  • bak ukuran kecil sebanyak 3pcs — > fungsinya buat tempat baut-baut yang terpisah antara mesin bagian tengah-kiri, bagian atas, dan bagian tengah-kanan
  • bak ukuran sedang sebanyak 4pcs — > fungsinya tempat komponen-komponen mesin yang terpisah yaitu komponen mesin kiri,atas,kanan dan tengah
  • bensin secukupnya buat nyuci komponen mesin
  • lap secukupnya buat ngelap tangan kalo kotor, dan komponen mesin bila perlu
  • balok kayu penyangga mesin kalo mesin udah diturunin
  • kompresor, buat ngeringin komponen yang udah di bersihin pake bensin
  • buku panduan (catalog mesin Honda) yang nanti bisa di download dari blog ini secara gratis… tapi tunggu yach… sabar!
2. proses pembongkaran mesin saya sarankan secara berurutan yaitu;
  • mesin bagian kiri
    • komponennya al; blok magnit, magnit, gear stater, rante stater
  • mesin bagian atas
    • komponennya al; rante keteng, head cylinder, rocker arm, cam shaft (noken as), klep, piston, blok silinder
  • mesin bagian kanan
    • komponennya al; blok kopling, kopling primer (otomatis) 1 set, kopling skunder (ganda) 1 set
  • mesin bagian tengah
    • komponennya al; gigi transmisi, kick stater, kruk as, stang seher
3. jangan lupa kumpulkan baut – baut dan komponen – komponen pada bak yang berbeda sesuai dengan kelompok bagian mesinnya agar pada saat pemasangan kembali tidak salah
4. setelah semua selesai di bongkar, maka lakukan pemeriksaan pada setiap komponen secara berurutan pula sekaligus bersihkan komponen yang diperiksa menggunakan bensin yang bersih, catat komponen yang rusak dan pisahkan pada bak yang berbeda
5. lakukan perbaikan atau penggantian part yang rusak
6. beberapa item part yang wajib di ganti kalo Anda bongkar mesin adalah ;
  • gasket kit A ( paking top set )
  • gasket kit B ( paking full set )
  • oil seal selah
  • oil seal operan / persnelling
  • oil seal gear
  • oli mesin 1 liter
7. pastika semua komponen mesin bersih, karena KEBERSIHAN ADALAH FAKTOR PENTING dalam proses bongkar mesin,
8. lakukan proses perakitan secara berurutan pula tetapi kebalikan dari proses pembongkaran yaitu dari tengah – kanan – atas – kiri
9. setelah semua mesin terpasang, jangan lupa isikan oli sebanyak 1 liter
10. lakukan pemeriksaan kebocoran oli pada seua bagian blok – blok mesin
11. nggak ada yang bocor! Beres dech…!
Klo begini ongkos bongkar pasang mesin GRATIS! Karena kita sendiri yang ngerjain, klo di kerjakan di bengkel Ahass / bengkel umum kisaran harganya ; Rp. 150.000,-
Tapi inget, harus optimis dahulu sebelum mencoba jagan ragu-ragu… kalo ragu-ragu datang dan relakan aja Rp. 150.000 ke bengkel Ahass… TAPI AMAN….! DAN BERGARANSI! — > 1 bulan.
Okey… itulah tips saya… yang ingin bertanya… atau berkomentar silahkan ditunggu…!

Setting Motor 4tak

Untuk meningkatkan daya atau power mesin motor standart yang biasa disebut tune up, perlu diusahakan perubahan-perubahan pada beberapa hal :
  1. Meningkatkan / menaikkan perbandingan kompresi.
  2. Memperbaiki porting IN maupun EX supaya pemasukan bahan bakar menjadi lancar dan baik.
  3. Merubah durasi, Lift noken as.
  4. Mengubah pengapian (apabila dalam perlombaan diperbolehkan).
  5. Mengubah rasio dengan Close Rasio.
  6. Setting karburator.
KOMPRESI
Meningkatkan perbandingan kompresi (Compretion Ratio = CR) adalah cara awal yang ditempuh oleh para mekanik untuk meningkatkan power mesin. Namun demikian untuk meningkatkan perbandingan kompresi perlu diperhatikan beberapa faktor, antara lain :
  1. Bahan bakar yang digunakan.
  2. Kwalitas piston yang digunakan.

SETTING AWAL MOTOR

CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
  1. Mengganti piston dengan model racing.
  2. Mendekatkan deck clearance.
  3. Membubut Head.
  4. Mengelas Head.
  5. Membubut Blok dan Piston.
CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
  1. Merimer dome pada head.
  2. Memperdalam coakan klep pada piston.
  3. Membubut piston.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
  1. Power mesin meningkat.
  2. Final gear menjadi berat.
  3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.
KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
  1. Mesin menjadi cepat panas.
  2. Engine break menjadi besar dan kasar.
  3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi.
Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan.
CONTOH PADA MESIN JUPITER Z O/S 100
Bore atau D : 52 mm = 5,2 Cm
Stroke 54 mm = 5,4 Cm
= 0,785 x 5,22 X 5,42
= 114,62 cc
≈ 115 cc
CONTOH PADA JUPITER Z O/S 100
Volume ruang bakar diukur dengan buret lewat busi adalah 14,55 c
Jadi Volume ruang bakar 14,55 cc – 0,7 cc = 13,85
( 0,7 cc adalah Volume Ruang Busi )
Cara menentukan berapa cc isi ruang bakar yang harus kita pakai pada perbandingan kompresi yang sudah kita tentukan.
Misalnya kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14 berapa volume ruang bakarnya ?
Berarti apabila kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14, isi ruang bakar harus 8,84cc.
PORTING
Maksud dari mengubah porting adalah usaha untuk meningkatkan atau memperbaiki efisiensi volumetric dengan mengoptimalkan aliran gas ke dalam ruang bakar.
Ada 3 faktor yang menentukan besarnya tenaga pada sebuah mesin :
1. Efisiensi mesin
yaitu seberapa dorongan pada piston yang dihasilkan oleh gaya putaran fly wheel.
2. Efisiensi thermal (panas)
yaitu seberapa banyak bahan bakar yang harus dibakar/ dipanaskan dalam silinder untuk mendorong piston turun menuju TMB secara efisien.
3. Efisiensi volumetric
yaitu membuat saluran / ukuran yang tepat untuk memompa gas secara optimal.
Macam Macam Bentuk Porting
Dalam modifikasi, Head usahakan agar tidak mendapat hambatan apapun, misalnya lubang intake dengan lubang manifold atas juga harus sama dengan joint / karet manifold, usahakan dalam merimer supaya tidak ada ruang yang menyudut.

NOKEN AS
Di antara komponen pada motor yang paling utama untuk meningkatkan kecepatan mesin adalah memodifikasi camshaft / cam/ noken as. Noken as berfungsi mengatur buka / tutup klep yang dibutuhkan untuk mengatur bahan bakar melewati klep in dan membuang melewati klep ex secara selaras.
CARA KERJA NOKEN AS SEBAGAI BERIKUT :
  1. Apabila titik A menyentuh pelatuk, maka katup mulai terangkat dan akan terbuka penuh setelah mencapai puncak tonjolan ( titik B ).
  2. Setelah melewati puncak, katup akan turun kembali dan tertutup rapat setelah titik C.
  3. Dari A kemudian naik ke C dan kemudian kembali ke B disebut durasi noken as.
  4. Tinggi tonjolan menentukan Lift Max.
  5. Bentuk permukaan profil tonjolan menentukan percepatan penutupan dan pembukaan katup oleh bentuk permukaan profil tonjolannya.
LIFT MAX
Cara menentukan Lift Max pada motor balap :
Secara teori untuk motor standart, Lift Max adalah 23% dari diameter klep in. Kemudian untuk motor balap dengan sirkuit yang tidak begitu panjang, Lift Max sekitar 29% – 31% dari diameter klep in. Untuk balap dengan sirkuit panjang, Lift Max dapat dibikin sampai dengan 35% dari diameter klep.
Motorcycle
Cara menghitung durasi ada beberapa cara :
  1. Durasi dihitung setelah klep mengangkat 1,27mm pada setelan klep 0 (zerro).
  2. Durasi dihitung pada saat klep mulai membuka pada setelan klep 0,10 mm.
Untuk mempermudah pembuatan, kita akan menggunakan cara yang ke dua. Sebelum kita ingin menentukan angka durasi, harus kita ketahui dulu berapa LC (lobe center) pada noken as yang akan kita modifikasi.
Untuk mengetahui LC, kita harus memasang noken as pada mesin dan mengukur dengan busur derajat yang dipasang pada kruk as sebelah kiri / magnet.
Sebagai contoh :
LC PADA JUPITER Z : 103
Kita menginginkan durasi 310 derajat.
Berapa derajat in open dan berapa derajat in close ?
Perhitungan Untuk Mencari in close :
310 – 180 - 52 = 78
BERARTI UNTUK LC 103 JIKA KITA MENGINGINKAN DURASI 301 ANGKA DURASINYA ADALAH :
IN OPEN 52 SEBELUM TMA
IN CLOSE 78 SETELAH TMB
Untuk motor balap durasi idealnya adalah 29 - 33.
Untuk lift max motor balap durasi idealnya adalah :
7,5 mm - 8,3 mm
Keuntungan menggunakan lift tinggi dan durasi besar :
  • Tenaga mesin menjadi sangat besar
  • Mesin sangat bagus di putaran atas
Kerugian menggunakan lift tinggi dan durasi besar :
  • Pada putaran bawah kurang bagus
  • Per klep menjadi tidak awet
  • Klep floating / melayang apabila pir klep tidak kuat
  • Coakan klep pada piston harus dalam
CARA MENGGERINDA CAM
  • Bagian Base Circle digerinda kurang lebih 18 sampai ketemu lift yang diinginkan
  • Kemudian diikuti dengan menggerinda bagian ram untuk menentukan durasi
  • Menggerinda bagian flank untuk menentukan lift O/L dan membentuk profil
  • Usahakan dalam menggerinda sebuah kem dengan rata dan halus untuk menjaga agar rocker arm tetap awet dan mengurangi floating.
IGNITION / PENGAPIAN
Bagian pada mesin berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang di kompresi oleh piston, sebelum piston mencapai TMA.
Sumber arus listrik untuk menghasilkan loncatan api bisa berasal dari spul atau langsung aki.
Sumber listrik yang dihasilkan langsung dari sepul sering disebut pengapian AC, dan langsung dari aki sering disebut pengapian DC.
Pengapian AC
Keuntungan menggunakan sistem AC :
  • Sistem listrik langsung sesuai dengan putaran mesin.
  • Tidak perlu menggunakan aki
Kerugian menggunakan sistem AC :
  • Putaran mesin sedikit berkurang, karena gaya magnet yang ada
Pengapian DC
Keuntungan menggunakan sistem DC / Total Lost :
  • Tidak perlu menggunakan magnet
  • Berat rotor bisa dibuat sesuai keinginan kita (bisa sangat ringan)
Kerugian menggunakan sistem DC / Total Lost :
  • Harus sering mengisi ulang (recharging) aki (accu)
  • Resiko terjadi aki tekor
Perbedaan waktu pengapian standart dan yang sering digunakan untuk balap:
Pengapian untuk motor standart

  • Pada RPM rendah (1.000 – 3.000 RPM) : loncatan api pada 8 – 15 sebelum TMA
  • Pada RPM tengah tinggi (4.000 ke atas) :loncatan api pada 25 – 30 sebelum TMA
  • Api busi tidak besar dibanding pengapian balap
Pengapian untuk motor balap
  • Pada RPM rendah (1.000 – 3.000 RPM) : loncatan api pada 20 – 30 sebelum TMA
  • Pada RPM tengah sampai tinggi ( 4.000 ke atas) : loncatan api pada 35 – 42 sebelum TMA
  • Api busi besar
Macam macam jenis CDI
1. single map
cdi yang terdiri hanya dengan 1 map/kurve
contoh : cdi bawaan motor, cdi brt dual band
2. multi map
cdi yang terdiri lebih dari 1map / kurve yang dapat kita pilih sendiri dengan beberapa click.
contoh : cdi rextor adjustable, cdi brt smart click
3. cdi programable
cdi yang bisa diatur kurve/ grafik pengapian menurut keinginan kita, yang disesuaikan dengan karakter mesin yang dibutuhkan.
contoh : rextor programable, cdi vortec, cdi brt remmote.

Korek Harian 4-Tak : Setting Karburator


Meski bisa pertahankan karbu standar bawaan pabrik, kohar alias korek harian 4-tak tetap perlu ubah setingan. “Kompresi sudah naik dan kem dikorek, karbu sebagai pemasok gas bakar harus disesuaikan,” jelas Teng Suang Hak, mekanik Ahak Motor, yang mangkal di Jl. Kapuk Raya, No. 55D, Jakarta Utara.

Pria akrab dipanggil Ahak itu, ajukan tips simpel nyeting main-jet dan pilot-jet. “Tidak pake patokan. Soalnya karakter masing-masing kohar beda. Kuncinya, rasakan saja dampak di mesin,” kata Ahak yang sibuk garap motor balap pesanan saat ditemui Em-Plus di bengkelnya.


Lakukan penyetelan gas dan angin secara maksimal. “Jika teriakan mesin pada setelan gas tertinggi kurang njerit, berarti main-jet memang kurang. Coba naikan 5 angka dulu,” kata lelaki berambut cepak ini.

Setelah itu, coba tarik gas. Jika pada gas tinggi tampak kayak ada kosong, alias ada jeda pada pasokan bensin. “Itu main-jet masih kurang. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk kohar kenaikan itu sudah cukup tinggi,” ingatnya.

Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. “Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan kegedean pas,” ujar Ahak lagi.

Sementara untuk setelan pilot-jet, gejalanya juga dideteksi dengan beberapa hal. Gejala pertama, jika motor susah hidup setelah dilakukan korekan. “Atau setelah hidup, tapi pada putaran bawah tampak seperti ada kosongnya. Kayak bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet perlu dinaikan,” katanya.

Cara menaikan juga bertahap. “Sama kayak kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu,” tambah mekanik yang sukses bikin Kanzen melejit di pentas pasar senggol Jakarta.

Ahak kasih ancer-ancer, kebiasan yang dilakukannya, setelan pilot-jet maupun main–jet untuk kohar, pas pada penambahan antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter korekan dan jenis karburator. “Tapi dari pengalaman, setingan pilot dan main-jet koharenggak pernah sampai 10. Jenis karburator apapun, deh,

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak




Bagian (3)


Pada sesion terdahulu sudah di bahas tentang polish dan knalpot, nah sekarang kita akan dongkrak pengapian di motor standar korek harian. pengapian salah satu peran yang berpengaruh terhadap kinerja motor jika ingin lebih dari motor lain.di motor pasaran terdapat dua pengapian yaitu AC dan DC, pengapian AC yaitu pengapian yang timbul akibat adanya putaran mesin dan magnet+CDI AC. pengapian DC yaitu pengapian yang di hasilkan dari Batere untuk membantu kinerja CDI. Pengapian AC ini biasanya di terapkan pada motor-motor yang tidak banyak memerlukan baterai untuk masukan arus bagi CDI, Honda Tiger, Yamaha RX King, Suzuki RC 100. untuk pengapian DC banyak di pakai pada motor Honda seperti GL pro, Mega Pro, Suzuki Satria 2T, Shogun 110 lama dan lain-lain.


Biasanya untuk mendongkrak pengapian yang simple cukup mengganti dengan CDI type competisi (racing) yang sudah banyak di jual di pasaran, seperti CDI BRT (cibinong) CDI Lampung atau keluaran terbaru yang type nya mirip standar tapi tidak dibatasi dengan Limiter yaitu CDI merk Varro. untuk motor korek harian cukup dengan mengganti CDI yang bisa di pasang langsung plek sesuai dengan jenis motor masing-masing.informasi harga CDI di pasaran :


CDI BRT untuk motor type bebek Rp. 330 - 600 ribu


CDI Lampung Rp. 250 - 800 ribu


CDI Varro Rp. 150 - 450 ribu


CDI only racing Rp. 800 - 2 juta rupiah


jika sudah mengganti CDI dengan type diatas jangan lupa setel dan atur lagi spuyer, ini untuk mengurangi masalah dengan pasokan bahan bakar yang di percikan api besar oleh CDI dan tenaganyapun lumayan bertambah lho... tuh bisa lihat di grafik hasil pengujian oleh pihak BRT, CDI standar vs CDI Racing. selamat mencoba..trus nanti kita nyambung dengan camsahft (noken as)...

KOREK HARIAN MOTOR SUZUKI SHOGUN / SMASH











Modifikasi suzuki memang mengasyikan, apalagi jika melihat intake port yang berbentuk ouval dan tetap terjaga begitu hingga ujung payung klep. Karakter porting seperti ini akan memberi kekuatan pada bottom end serta mid range power. Nah tinggal bagaimana kita mengail tenaga pada putaran atas, namun kali ini order mesin adalah untuk daily use alias masih dipakai bercinta dengan sang pacar, jadi kudu enak buat jalan-jalan walau kadang buat kebut2an. Memanfaatkan banyak komponen standard, karena memang empunya adalah pelajar SMU dengan kantong pas-pas an, jadi ya modif murmer jilid yang kesekian deh hehehee… Rencana ke depan banyak, hanya setahap demi setahap, bahasa inggrisnya mah Alon-alon waton klakon… alah.

Meningkatkan kompresi kita custom piston agar lebih memiliki dome tinggi daripada standardnya, tentu ga bisa setinggi piston racing – hiks hiks.. nanggung… T_T – yah pokoknya cukup mengakomodir kompresi tinggi tapi minum premium di pom bensin pasti pas gak ngelitik.

Pasokan bahan bakar kita kasih pintu yang lebih gede untuk mengoptimalkan area bore, sekaligus mencicil jika nanti pasang piston dari Suzuki Thunder, meriset airflow gede dengan cylinder displacement relatif kecil… mampu gak mesinnya.

Dukungan lain adalah camshaft street yang dipapas hampir 1mm, untuk menambah lobe lift. Durasi overlaping ditambahkan agar putaran atas lebih berisi. Hal ini diimbangi dengan ubahan diameter port 81 % dari klep Intake. Exhaust system murah meriah dengan knalpot freeflow custom sekitar 150.000 saja, kan dana cekak bos… gak dapet subsidi ortu. Modif kecil2an kaya gini aja kudu nabung dari uang saku dan menghemat untuk gak ngerokok tuh si empunya huehehehehehe… Namanya perjuangan memang butuh pengorbanan, bukan.

Tune up mesin 2 tak

MOTOR DRAG


Ada beberapa teknik tune up mesin 2 tak, yang paling lazim adalah memporting ulang design port.
Memporting ulang itu juga banyak halnya diantaranya adalah:
1 Merubah tinggi port
2 Mengarahkan kembali jendela port
3 Menghaluskan saluran2 port
4 Memperbesar ukuran port
Tentunya point2 tersebut diatas harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat agar hasilnya maksimal.

Kali ini kita hanya akan membahas mengenai merubah tinggi port

Merubah tinggi port berarti durasi buka & tutup port pun akan berubah. Menentukan angka dari tinggi port ini tentunya harus menggunakan hitungan2 tertentu.
Jika seorang mekanik pernah melakukan perubahan tinggi port pada sebuah silinder blok dan ternyata hasilnya baik ini bisa menjadi acuan untuk mekanik lainnya jika ingin melakukan rubahan pada blok lainnya walaupun memiliki spek yang berbeda.
Caranya adalah mengkonversi ukuran dari mm menjadi derajat putar kruk as.

Contoh :
HRC Thailand menentukan tinggi porting terbaik pada silinder blok NSR SP adalah sbg berikut :
1 Lb Bilas : 42mm
2 Lb Transfer primer & sekunder : 42mm
3 Lb Buang : 26mm
(Catatan :Deck Height NSR adalah 0 mm yang berarti Bibir piston NSR saat berada di TMA adalah sebidang dengan bibir silinder blok atau 0 mm)

Maka jika kita ingin merubah port silinder blok Yamaha RX King harus menggunakan angka berapa di tiap2 portnya jika ingin mengacu pada hitungannya HRC??

Tentunya salah jika kita langsung menggunakan angka2 diatas untuk diaplikasi di blok RX King.
Kita harus mengkonversi dahulu dengan satuan derajat, setelah didapat maka dikonversi kembali ke satuan mm dengan ditambah (Deck Height)

Lalu bagaimana mengkonversi dari mm ke derajat?
Yang pertama kita harus ketahui dulu data2 sebagai berikut :
1 Stroke NSR & stroke RX King
2 Panjang Stang piston NSR & RX King

Jika data2 tersebut sudah diketahui maka kita bisa menggambar diatas kertas sesuai data2 tersebut atau jika ingin lebih akurat bisa dengan menggunakan software Auto Cad.
Misal menentuakn derajat buka lubang buang pada blok yang ingin ditiru (Blok NSR):
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke NSR dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Buat lagi titik (Tandai dengan huruf B)pada garis vertikal tadi seukuran tinggi lb buang (pada contoh diatas adalah 26mm) Berarti jarak dari titik 0 ke titik B adalah 26mm.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher NSR (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur berapa derajat dari posisi 0 derajat kruk as terhadap titik pada point 6 tadi dengan bususr derajat.
8 Angka derajat buka lubang buang telah didapat.

Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung derajat buka lubang bilas dan transfer.
Setelah semua didapati sekarang tinggal menghitung berapa mm tinggi lubang2 tersebut pada blok rubahan (Blok RX King).

Langkah2nya adalah :
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke RX King dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Ukur dengan busur derajat angka yang didapati dari point no 8 diatas dan tandai pada lingkaran dan beri tanda B.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher Rx King (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke garis vertikal diatas lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur jarak dari titik 0mm terhadap titik yang baru didapat dari point no 6.
8 Jarak tinggi lubang buang RX King telah didapat.

Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung jarak lubang bilas dan transfer.
Setelah semua angka didapat kita harus mengetahui Deck height RX king tersebut, setalah didapat maka ukuran2 jarak port yang sudah didapat masing2 ditambah Deck height nya.

Sementara jika ingin melebarkan lubang buang maximal adalah 70% dari diameter piston
kecuali jika design lubang buangnya memiliki tiang penyangga seperti NSR SP maka bisa dibuat lebih lebar lagi.
Contoh : Diameter piston NSR adalah 59mm maka lebar lb buang maximal adalah 59x 70% = 41.3mm dibulatkan menjadi 42 mm, jika lebih dari 42mm maka khawatir ring piston bagian lb buang akan cenderung menekan berlebihan ke dinding silinder, shg silinder akan mudah aus.

Setting Motor Jupiter

Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Ada kebijakan pemerintah mengenai hemat BBM ini, kalau tak salah dikeluarkan pada tahun 1980. Makanya produsen pembuat karburator ternama seperti Keihin dan Mikuni membuat stelan campuran yang miskin atau perbandingan antara udara lebih banyak dibandingkan bensin. Tujuannya jelas untuk memperirit konsumsi bensin.

Untuk produk keihin tidak terlalu kerasa yang saya coba adalah di karburator mikuni yang dipakai oleh motor2 Yamaha seperti vega-R dan jupiter Z kalau gak salah Suzuki shogun juga pake karburator jenis ini.Berikut ini tips sederhana pada settingan karburator pada motor jupiter-Z (pada bagian pilot jet nya saja) :
1. ambil selembar kawat bekas kabel gas bisa minta sama bengkel terdekat.
2. ingat bekas kabel gas jangan bekas kabel kopling apalagi bekas kabel rem.
3. korekan selembar kawat tadi ke bagian spuyer bensin(pilot jet) sampai tembus.
4. setelah semuanya dicuci dan terpasang tinggal stel lagi putaran idle mesin.
5. penyetelan gas dan angin secara maksimal atau mendapat suara lengkingan tertinggi.

Dengan cara ini Jupiter-Z ku bisa melakukan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir lagi akan gejala overheat saya buktikan dengan melakukan perjalanan jarak jauh ke kota Yogya dari Bandung pp. Tenaga tidak ada matinya, bro !

19 Juli 2010

Memodifikasi Mio Biar KENCENG!!

halo lam kenal…
mau kenceng, tetep tergantung budget bos…hehehe…
step 1>> ganti knalpot racing (dan pilot jet kalo perlu),roller, per cvt,…(dengan ubahan ini tidak akan menambah top speed, tapi akselerasi bertambah).estimasi biaya :
knalpot:(HRP) kisaran 200rb
(AHM)kisaran 350-400rb
(yy pang) kisaran 250-350 rb
(endurance) kisaran 500-600rb
(DBS) kisaran 1,2-1,4 jt
(TDR) kisaran 800 rb…dsb msh bnyk lg…
*masing-masing knalpot punya spek sendiri..enak di rpm bwh, medium, atau high, atau gabungan diantaranya..
roller: satu buah paling 9rb atu 10 rb..
pakai kombinasi 9gr-11gr, atau 10gr-10,8gr(std)… (yg paling umum utk mtr std), atau terserah anda..tergantung di rpm berapa anda ingin bermain..
per cvt: ada merk lhk,cld,kitaco,barra,dsb…kisaran 80-110rb..
per cvt yang merah untuk 2000rpm,yang putih 1500rpm..

step 2>> papas head 0,5-0,8 mm,noken as racing,per klep racing, koil racing,CDI racing unlimiter…(nah di tahap ini mulai serius karena ada beberapa part std yang kena bubut, dan mesin mulai dibongkar-bongkar..)
Papas head: 0.5-0,8 mm..kisaran paling 25 rb..tergantung
bengkel bubutnya, dan ongkos bongkar head cyllinder
+ skir klep..kisaran 50rb,75rb tergantung bengkel
noken as racing: beragam merk CLD,LHK,KAWAHARA, kisaran harga
sekitar 300rb-450rb..
*masing-masing noken as punya spek sendiri ada
yang korek harian atau kompetisi, dibedakan atas
derajatnya..misal-280drajat,sampe 330 drajat
*jika mengganti noken as dgn yg racing, maka per
klep jg hrs diganti yg lebih keras(racing) untuk
menghindari klep floating pada putaran atas.
merk beragam sama spt diatas..
*tenaga pada mesin 4 tak (4 stroke) yg besar,
berasal dari modifikasi head (utk kompresi), dan
durasi noken as !!
koil racing: ada beberapa merk: XP andrion,blue thunder,nology,
CLD,kitaco,,,dsb harga kisaran 150rb-250rb..
*koil akan bekerja maksimal jika juga dilakukan
perubahan pada CDI.
CDI racing : Ada beberapa merk: XP,black hawk,kitti,shindengen,BRT,
kitaco,rextor,dsb…kisaran 250-1jt..
*beberapa CDI racing ada yang yang bisa diprogram
(programmable), dan ada yang dual band..

*masing-masing CDI tsb mempunyai spek derajat
pengapian yang berbeda..(tanya penjual)
* NOTE: produk yang baik pasti akan menyertakan
spek nya pada kemasan..
step 3>>membesarkan CC alias Bore UP!!!!
ini adalah step yang paling sangat serius walaupun masih dapat digunakan untuk harian.banyak part yang harus diganti untuk mengimbangi besarnya tenaga..dan agar tenaga yang besar tsb dapat maksimal..
banyak merk di pasaran untuk blok bore up:
merk eon (diameter 58,5mm) kisaran 600-750 rb (yg ceramic)
merk RRGS (diameter 58,5) kisaran 700-850 rb
merk posh..(hilang di pasaran)…dsb

jika piston diganti dengan ukuran 58,5 mm maka mio/nouvo akan bengkak menjadi 155cc (dengan stroke std)..
untuk merk RRGS juga terdapat hingga diameter 73mm (kalo ga salah)..tapi yang pasti diatas 58,5 mm maka crankcase harus dibubut…
untuk paket yang lebih murah, jg terdapat piston merk HI-speed dengan uk.69mm ke atas (tanpa blok)..bisa didapat di harapan motor (cineng)kebon jeruk III, atau MC racing..
atau untuk pembesaran hingga 125 cc dapat digunakan piston daytona khusus untuk mio/nouvo.. bisa didapat di daytona ciledug (sebelah raja motor).

setelah pembesaran diameter piston maka selanjutnya adalah pembesaran diameter klep,bisa memakai klep sonic atau shogun atau dapat dibeli paket yang langsung plek beserta head cylinder..
bisa didapat di matic shop ciledug, JP racing, Raja motor ciledug,matic corner cinere,dsb….harga kisaran 1,2-1,8 jt..
jika anda memodifikasi sendiri head cylinder, harap diperhatikan Squish yang diaplikasi…

untuk mengimbangi tenaga yang besar, maka belt harus kuat (kevlar) walau untuk harian belt std jg msh dapat diandalkan. juga rumah roller (variator) harus diganti dgn yg lebih besar (kitaco,RRGS,TDR,…dsb)…
setelah itu adalah penyaluran tenaga yaitu gigi rasio…
penggantian rasio tergantung dengan trek (harian, drag, atau road race)…tapi untuk herian yang kadabg-kadang dipakai berboncengan gigi rasio std nouvo udh lmyn panjang…

kemudian hal yang vital yang harus diganti adalah karburator..
biasanya memakai keihin PE 28,krn harganya lmyn terjangkau…kisaran 450-550rb…dan selanjutnya adalah setting spuyer (main jet-pilot jet)…

modifikasi diatas biasa dilakukan pada motor mio/nouvo…
semuanya tergantung mekanik atau bengkel yang menjadi bidan motor anda…
untuk step 2 dam step 3 yang pasti top speed bertambah tergantung ub

26 Maret 2010

Modifikasi Motor JUPITER

[motor-sakie.jpg]

Teknologi Porting pada 4 tak



Mesin 4-Tak
Teknologi Porting


, penulis di website Chevy High Performance pernah berkomentar khusus tentang mesin 4-tak. Katanya untuk mendapatkan power yang besar tergantung di kepala silinder. Ini berhubungan dengan bentuk lubang (isap dan buang), aliran gas bakar ke silinder dan keluar silinder.

Bahkan beberapa mekanik punya kesimpulan sederhana. Tenaga mesin 4-tak 80% letaknya di kepala silinder. “Di sini ilmu porting sangat penting. Dipelajari guna menghasilkan efisiensi volumetrik ke dalam silinder sebesar-besarnya,” jelas Beny Djatiutomo dari Star Motor.

Untuk mendapatkan efisiensi volumetrik yang besar kuncinya gas speed dan cfm (cubic feer per minute). Pengukuran gas speed menyatakan kecepatan aliran gas bakar. Sedang cfm menyatakan banyaknya molekul gas bakar yang mengalir per menit.

Mengukur cfm dan gas speed diperlukan flowbench. Dulu flowbench tidak dimiliki mekanik motor lokal. Makanya Beny Djatiutomo order bikin kepala silinder ke Swedia yang ada flowbench. Termasuk Tomy Huang dari BRT order ke Australia juga ada alat itu.

Korek di sana hasilnya bisa langsung terlihat dan terukur. “Data dari flowbench bisa langsung dikonversi ke dalam satuan PS atau HP (Horse Power). Selanjutnya mekanik tinggal melakukan uji dynotest dan sirkuit,” jelas Tomy Huang, bos Bintang Racing Team.

Tomy pelopor pemilik dynotest. Bahkan sejak 2 tahun lalu beli flowbench khusus untuk motor. “Agar riset serba terukur dan punya patokan. Dana yang keluar buat riset juga tidak banyak,” tutur Tomy Huang dari markasnya di Cibinong.

Ini yang membuat mekanik Indonesia susah dikejar oleh negara Asia Tenggara lainnya. Sejak zaman 4-tak bergema, Indonesia kiblatnya korek 4-tak. Mekanik Thailand dan Malaysia sementara baru main membesarkan lubang isap dan buang tanpa flowbench.

Tentu semua juga masih ingat ketika Doni Tata Pradita naik Yamaha Jupiter-Z. Namanya langsung melejit. Ini juga tak lepas dari peran flowbench. Ketika itu yang mengorek mesin Jupiter-Z Dony Tata yaitu Gandhoel alias Sri Hartanto, mekanik balap senior form Jogja.

Gandhoel rajin menyambangi bengkel MBG di kawasan Ring Road Barat, Salakan Trihanggo, Gamping Sleman, Yogyakarta. Bengkel yang sudah lama kondang sebagai tempat mobil drag terkencang Indonesia itu punya flowbench merek Superflow.

Ketika itu flowbench yang aslinya untuk mobil dimodifikasi. Dibuatkan dudukan agar bisa mengukur aliran gas bakar di kepala silinder Yamaha Jupiter-Z. Sampai sekarang korekan Gandhoel masih dihormati. Hormat, grak!

25 Maret 2010

Modifikasi Suzuki Shogun Air Brus

[gudeg118-2.gif]
Modifikasi Suzuky Shogun Air Brus

Modification Suzuky Shogun Not only that then, all bodi also the substitute anyar results garapan and the design personally. Especially foot-foot was made by extra firm seized some equipment moge. “Maka him not surprised, khan if capital modif this almost ten juta,” he said without meaning nyombong. For the foreleg, Allan carried one set of the fork teleskopik through to setang the rudder eks Yamaha TZR250R.


“Sokbreker menjepit the rim of Yamaha TZR250 the measurement of 2.15” x 17,” said Allan. The turn behind, swing arm orsi still was relied on cuman the shock absorber seized eks Yamaha FZR400. The wheel behind was installed the rim of Yamaha TZR250 2.50”-17”. Braking also was main attention of this cheerful man.

The disc brake front behind seized belonging to Yamaha TZR250R. “Masternya was dirty belonging to Suzuki GSX400,” he said from www.ototrend.com. Alhasil, tampang behind interesting because more fat and solid. The turn bodi, Allan Filly not menjiplak whatever. “A I the design personally with the fibre material with a thickness of 4mm,” he said. Really him cuman one, must the swollen model beginning with batok light, the mudguard front-belakan and the petrol tank.

The turn behind, swing arm orsi still was relied on cuman the shock absorber seized eks Yamaha FZR400. The wheel behind was installed the rim of Yamaha TZR250 2.50”-17”. Braking also was main attention of this cheerful man. For supported tampilan, foot the front step deliberate used Honda VFR 400 of R. Sedang to that behind, was made personally from the lever kick the starter. “Silinder the muffler of Honda CBR400 deliberate was installed by me, although his voice more gahar,” proud Allan that would ngelurug Suroboyo to go along even Otomodify Contest.

15 Maret 2010

New Modification Yamaha Vixion

[5-v-ixion-superdrag.jpg]

New Modification Yamaha Vixion
New Modification from Yamaha about Vixion

24 Januari 2010

Tips bagaimana satria fu 150 kamu menjadi salah satu raja jalan raya

Berikut adalah tips agar satria fu kamu menjadi salah satu raja jalanan dan tidak malu untuk lari-lari kecil dengan motor sekelas satria seperti CBR, v-ixion, rx-king atau mungkin ber cc diatas satria fu seperti scorpio dan tiger dijalan raya jakarta dan sekitarnya.
Langkah yang diterapkan untuk memodifikasi mesin adalah korek harian (kohar) saja sudah cukup tapi kalau mau lebih juga bisa seperti full korekan, hanya saja untuk full korekan tidak bisa dipakai untuk harian.
Sebelum mengetahui tips-tipsnya kita perlu mengetahui spek
motor satria fu 150 standart

DIMENSI
Panjang Keseluruhan mm 1.945
Lebar Keseluruhan mm 652
Tinggi Keseluruhan mm 941
Jarak Antara As Roda mm 1.280
Jarak Mesin ke Tanah mm 95
Berat Kendaraan kg 95
Tinggi Tempat Duduk mm 764

MESIN
Jenis 4-Tak, DOHC, Berpendingin Udara SACS, 4-katup
Jumlah Silinder 1 (satu)
Diameter Silinder mm 62
Langkah Piston mm 48,8
Kapasitas Silinder cm3 147,3
Perbandingan Kompresi 10,2 : 1
Daya Maksimum rpm 16 Ps/9.500
Torsi Maksimum Kgm/rpm 1,27/8,500
Karburator MIKUNI BS 26 - 187
Saringan Udara Jenis Kertas
Sistem Starter Kaki
Sistem Pelumasan Perendaman Oli

TRANSMISI
Kopling Manual plat majemuk tipe basah
Transmisi 6 Percepatan
Arah Perpindahan Gigi 1 Ke bawah, 5 Ke atas
Rantai Penggerak DID 428 DS, 122 mata

RANGKA
Suspensi Depan Teleskopik, pegas spiral, bantalan oli
Suspensi Belakang Lengan ayun, pegas spiral, bantalan oli
Sudut Kemudi 45o (Kanan dan Kiri)
Radius Putar m 2
Rem Depan / Rem Belakang Cakram / Cakram
Ukuran Roda Depan 70/90 - 17 38S
Ukuran Roda Belakang 80/90 - 17 44S

SISTEM LISTRIK
Sistem Pengapian CDI
Busi NGK CR8E atau DENSO U24ESR-N
Accu 12 Volt 2,5 Ah 10 HR
Kapasitas :
Tangki Bahan Bakar L 4,9
Dengan penggantian saringan oli ml 1,100
Oli Mesin ml 1000


♠ Berikut adalah tips pertama untuk korek harian untuk satria fu kamu:

ya main jet naikin 2-3 step. Misalnya dari 115 jadi 130 (karena mainjet paling efektif untuk 3/4 - full throttle alias gas dibuka pol)adalah untuk top speed. Kalo pilot jet ga ngaruh untuk top speed tapi untuk start awal, pilot jet untuk 0 - 1/4 throttle..tapi kalo mo agak enak ya bisa naikin 1-2step, misal 12,5 jadi 15 atao 17,5..jangan terlalu besar nanti boros dan karburator bisa mengembun karena bensin banyak tapi udara cuma seadanya.
nah sisanya 1/4 - 3/4 throttle (hitung dari putaran grip di setang) naikin klip jarum skepnya 1-2 tingkat.
kalo bisa filter udara dibuka dan diganti pake after market kaya K&N ato yang produk cina (yang filternya diolesi oli) supaya angin lebih banyak masuk tapi debu tetep terperangkap di filter.
tapi air screw diset lg.( putar air screw, searah jarum jam sampai mentok, lalu putar lg ke kiri sampai dapat rpm tertinggi, lalu baru atur gasnya turunin jd 1400 rpm),biasanya dapat 1 - 1 1/2 putaran counter clockwise,berarti pilot jetnya pas…
Nah kalo karburatornya kan Mikuni BS 26-187 (dia. 26 mm) kalo mo diganti Keihin PE 28 (dia. 28 mm) juga bisa dan harus di re-jetting lg (ganti pilot jet, mainjet dan atur posisi clip jarum skep yang paling cocok). tapi pake standardnya jg udah enak ko...
trus untuk mekaniknya, gear (sprocket) belakang kurangi 2 atau 1 mata, mis dari 43 menjadi 41 atau 42 mata..atau gear depan ditambah 1 mata..
Tarikan jd sedikit kurang tapi top speed akan bertambah..
Kalo kompresi satria udah cukup tinggi 10,2 : 1 , jd emang mesti pake pertamax 92..kalo mau naikin kompresi lg sih terserah.. tp bensin oktannya mesti pake yang tinggi (mis. pertamax plus 95), kalo ngga nanti mesin bisa knocking alias ngelitik..kalo dibiarin yaa mesinnya kasian dan jd cepet rusak komponennya, piston, ring piston dll..



♠ berikut tips kedua untuk korek harian satria fu:

PUTARAN BAWAH MBREBET
Gejala mbrebet di putaran mesin (rpm) bawah banyak dirasakan penyemplak Satria F150. Bahkan selepas pelintir gas terkadang disertai letupan di moncong knalpot. Hasil penyelidikan ADI, mekanik Kondang, Krian Sidoarjo, menemukan indikasi minimnya suplai bensin. Sebab, ukuran pilot jet 12,5 terlalu kecil melayani mesin gambot berkapasitas 150 cc.

"Pernah saya praktikkan mengganti ukuran 15 sampai 17,5. Keluhan brebet beberapa konsumen bisa teratasi. Lalu setelan angin sedikit dibuka. Bila standarnya setengah putaran ditambah menjadi satu putaran," ujar Adi.

Nah, karena putaran atas tidak bermasalah ukuran main jet biarkan standar. Tetapi buat menambah power atasnya silakan dinaikkan satu step. Yaitu dari 110 menjadi 115.

Selain mbrebet, karburator model vakum Satria F150 dikeluhkan kurang responsif. Gas dipelintir mendadak tarikan motor justru tercekik. "Satu-satunya solusi hanya dengan mengganti karbu. Pilihannya Mikuni 26 (Yamaha RX-King), Keihin 26 (Honda NSR 150R) atau Keihin 28 (Honda NSR 150SP)," tambah mekanik ceking ini.

Apabila memilih pemasok dari NSR SP gunakan pilot jet 38 dan main jet 120. Berbeda jika pakai karbu RX-King. Putaran bawah minta spuyer 22,5 dan atasnya 150. Bahan bakar sebaiknya tetap menggunakan Pertamax. Bila ganti Premium muncul gejala ngelitik.

CDI LIMITER
Bagi yang doyan kebut-kebutan dijamin kecewa dengan CDI Satria F150. Pada 11.000 rpm, putaran mesin tercekik karena otak pengapiannya dilengkapi limiter. Mengatasinya langsung ganti dengan CDI tanpa pembatas rpm (unlimiter). Pilihannya cukup banyak mulai produk lokal hingga impor.

Paling murah buatan Cibinong (CDI BRT) dibanderol Rp 550 ribu. Atau otak pengapian Thailand seperti LEK dan TDR Racing. Bahkan keluaran Jepang merek Shindengan juga tersedia. Harga bervariasi mulai Rp. 1,1 juta sampai Rp. 1,7 juta.

Keluhan lainnya, CDI rawan hilang. Letaknya di kolong cover bodi bisa diraba dengan tangan. Maling dengan mudah menggapainya. "CDI konsumen saya ada yang nyaris hilang. Posisinya sudah terlepas dari dudukannya. Mencegahnya bisa diikat dengan cable ties ke rangka," saran Adi.



♠ Langkah ketiga tips untuk satria kamu tapi tips ini agak mengeluarkan kocek yang agak lumayan tapi sebanding dengan peningkatan performanya:

2.Suara mesin cek..cek..cek..(yah kira2 begitu deh suaranya) pada saat dingin dan setelah mesin panas suaranya hilang. Itu tanda dari baut penonjok tensioner haus atau pernya sudah lemah. Resikonya rantai keteng loncat dan pastinya klep nonjok ke piston, dan hancur :))
Solusinya : Ganti baru dengan harga yg cukup mahal 100rb lebih, atau bisa diakali dengan beli punya Suzuki smash kira2 50rb trus tambah daging ke tukang bubut. dipasang lg hasilnya setelah 2 thn gak ada masalah sampai sekarang. Tambahan : Bisa Juga dengan membuat drat baru di tensioner luar dan diganti dengan baut yang panjang untuk nonjok sampai ke dalam, jadi itungannya kita tinggal mengencangkan baut secara manual apabila suara rantai keteng kita sudah mulai brisik.

3.Suara rantai dan gir klotok - klotok.
Solusinya : Bisa dari girnya sudah haus minta diganti yg baru atau tanda stelan rantai terlalu keras, so.. tinggal distel ulang jangan terlalu kendor jangan terlalu keras yang sedang2 saja dirasa pake jari ketegangan rantainya.

4.Pasang karbu Keihin PE 28mm ( Karbu SP)
Solusinya : Ganti kabel gas dan disesuaikan panjangnya bisa juga pakai originalnya tapi harus dipotong dan di solder ujungnya agar pas. Jangan pakai spuyer aslinya ganti disesuaikan dengan kondisi motor, semisal bisa pakai pj/mj 17,5/120 atau 17,5/115 (kondisi standar). Herannya malah jauh lebih hemat bensinnya, logikanya kita buka gas sedikit saja sudah ngacir. Trus diusahakan untuk mencopot kran bensin vakum ganti dengan kran bensin manual bisa pakai punya kitaco atau merk lainnya, untuk mencegah kalau2 sampe banjir bisa langsung ditutup aliran bensinnya dan bisa mempercepat aliran bensin ke karbu.

5.Meningkatkan Performa Step - Stepnya :
- Ganti Pilot Jet dan Main Jet (kalo bisa original karena ukurannya pas)
- Ganti Karburator bisa SP PE28(Recomended), Punya Ninja, RX-King (Recomended), PWM 28 Vacuum kalo gak salah, dll, tergantung minat dan kantong :).
- Ganti knalpot berikut silincernya, bisa pake model freeflow seperti Endurance stainless(recomended for circuit use) atau carbon(recomended for street only), Yoshimura Titan, DBS.
- Ganti CDI non limiter bisa pakai Lek Step 1 kisaran 1jt, Lek Step 2 kisaran 1,7jt, Shindengen kisaran 800rb, Shindengen E8 kisaran 1,8jt, Mr. Ya kisaran 4jt, BRT kisaran 650 - 900rb, XP kisaran 700rb, Rextor kisaran 800rb.
- Ganti Koil racing bisa pakai Blue Thunder kisaran 125rb, Nology Hotwire kisaran 1,5jt, YZ 250 kisaran 750rb.
- Porting Polish Headnya biaya kisaran 100rb 1 lobang.
- Paking head ke blok yang besi di copot 2 karena dia ada 3 lapis bisa meningkatkan akselerasi dan kompresi naik.
- Tutup lobang katalis dgn membuat paking dr besi atau besi babet sesuai dengan bentuknya.Dan lobang di bawahnya ditutup dengan baut topi ukuran 8 dengan drat 10. atau bisa di tap dan disumpel baut 10.
- Ganti gir depan dan belakang sesuai dengan setingan motor.
- Ganti ban kecil depan belakang (not recomended) , resiko kalo hujan daya cengkram ban ke aspal sedikit, dan kalo belok kecepatan tinggi resiko traksi hilang dari aspal.(Recomended) ban ukuran dpn 80/90/17, blkng 90/90/17, cari soft compound.
- Lampu kurang terang bisa ganti dengan bohlam Halogen apa saja atau bisa pakai Philips 35/35/12w, atau mungkin bisa pake HID khusus motor.
- Klakson kurang kencang bisa ganti yg stereo(double) dengan ditambahkan relay mobil, harga bisa bervariatif.
- Piston bore up bisa pakai scorpio dengan crankcase di bubut juga, FXR atau bisa pakai ukuran lain, Yang pasti cc naik dan akselerasi tambah yahud. Biaya dr 900rb - ?? tergantung minat. Resiko semakin besar cc dibawa hariannya makin tidak enak gak bisa pelan, karena stroke naik dari standarnya.
- Camshaft dibubut sesuai dengan settingan yang diinginkan.
- Ganti per kopling.
- Ganti per Klep (Not Recomended) karena banyak yg kejadian patah dan membuat klep bengkok atau bisa patah, makan biaya lagi tuh..
- Naikkan derajat pengapian(Not Recomended) resiko cam menghajar klep.
- Suara Rem blakang serasa membawa tikus di ban nyit nyit nyit, tanda kanvas rem kotor, buka dan bersihkan dan diamplas sedikit atau stelan rantai kiri dan kanan di arm tidak pas. Coba untuk menyetel ulang.
- Bensin pakai pertamax plus, bisa menambah performa dan menghemat karena pembakaran lumayan sempurna. Atau pakai pertamax, diusahakan jangan sering mengganti2 bahan bakar karena menyebabkan kerak di ruang pembakaran.
- Oli pakai yang semi sintetic jangan yang terlalu encer seperti 5w/40. Minimal 10w/40.

26 Maret 2009

Trik Tune Up RX KING

banyak faktor buat memaximalkan biar si Raja Standar larinya lebih yahut:
1. Naikin kompresi:
banyak cara penunggang naikin kompresi degan cara dibubut dll. untuk standar cukup ganti paking yg di head blok dengan yg lebih tipis bahkan ada yang gak pake paking sama sekali dan cuma dipakein lem paking doang biar gak rembes. maksudnya agar piston lebih nyembul ke arah head blok.
2. pengapian
untuk nambah gede pengapian banyaklah cara: salah satunya yang paling gampang adalah copot aja kabel yang dari kiprok untuk charging accu sehingga arus mengalir lebih besar lagi ke koil dalam hal ini si accu jadi gak berfungsi. tetapi impactnya bohlam lampu motor ente jadi cepet putus bro, akalin aja dengan mengganti bohlam dengan watt yang lebih besar. kalo masih gak mau repot juga, ganti aja kop businya pake model racing biasanya komponen dalamnya menggunakan bahan tembaga.
3. Carburator
untuk standar gak perlu di reamer, cukup ganti pilot dan main jetnya aja. coba aja ganti kedua spuyer tersebut step by step. misal PJ/MJ standar 22.5/150 naikin 1 step dulu ke 25/155 (biasanya kenaikan ukuran adalah 2.5) kalo masih kurang sip naikin 1 step lagi PJ menjadi 27.5/155. itu udah cukup.
4. Suplai Udara
untuk ngimbangin menambah derasnya kabutan bahan bakar dari spuyer tersebut, copot aja busa saringan udara yang ada di batok penutup sebelah kiri. atau mencopot karet intake udara yang ada diatasnya yg berbentuk "L" untuk mencopotnya bro mesti buka Jok-nya dulu.
5. Gear / Sproket
biasanya gear/gir/sproket standar king Depan/Blakang adalah: 15/37 coba aja ganti yang lebih kecil namun jangan terlalu extrim. misal ganti dengan 15:35, atau 14/35, atau 16/33. jadi sesuaikan aja dengan keinginan dan selera bro agar napas mesin raja jadi lebih panjang atau mana yg lebih dirasa sesuai dengan karakter bro.
6. Knalpot
peranti yg satu ini sangat berperan dalam hal tersebut diatas, ada dengan cara ngebelek toet/trang2/trung2/chamber/ dan macem2lah orang nyebutnya. kalo gak mau ngebelek knalpot cukup ganti saringan knalpotnya pake model maestro (banyak dijual paling cuma Rp.25.000) namun tetep kurang maksimal karena masih ada skat yang menahan laju buangan atau tendangannya.
7. katup buluh/Membran (Reed valve)
adanya didalem intake yang ada selang YEIS (yang menghubungkan karburator ke arah intake blok mesin). bro bisa ganti pake katup buluh punya RGR murah koq paling cuma Rp. 20-30 ribu spasang. atau model carbon cuma agak mahalan harganya bisa nyampe Rp.100 rebuan. dan lidah reed valvenya (besi melengkung yang nyabang kaya lidah ular) bro dirapatkan lagi jaraknya. biar buka tutup reed valve lebih cepat. hanya saja kekurangan katup model ini enggak tahan lama paling cuma tiga bulan ujung reed valve biasanya udah pada grepes atau rompal. kelebihannya cuma lebih lentur aja.
8. Grip Gas Spontan
peranti ini kayaknya gak terlalu ngaruh banget, namun kalo kita mau mencermati putaran grip gas ini dapat mengurangi gerak putar grip menjadi berkurang dan lebih spontan.
9.Alusin Kulit Duren ehhh... kulit jeruk kata orang bilang (yg ada di blok mesin)
tujuan agar lebih lancar lagi arus masuk dan buangnya
10. Velg dan Ban
banyak yang ngakalin untuk mengurangi beban tunggangan dengan mengganti velg alumunium (contoh merek TK) Velg ini lebih ringan dari yang originalnya. Velg depan ganti ukuran 17" dibalut ban ukuran 2.50, velg belakang menggunakan ukuran 18" dibalut ban ukuran 2.75,
11. Mohon masukkan dari master dan suhu2 dan mohon maaf jika ada yang salah dalam penerapan hal tersebut diatas mohon koreksinya.



Dan Jangan Lupa Komentarnya.......

LOGIN

Template by : JON'S